TEPUNG JANGKRIK tjap "JANGKRIK JINGKRAK"

TEPUNG JANGKRIK tjap "JANGKRIK JINGKRAK"
Tepung Jangkrik Siap kirim ke seluruh pelosok Indonesia, cocok untuk segala jenis burung kesayangan anda (Sudah teruji bagus di PLECI dan CIBLEK) dengan komposisi 80% jangkrik asli dan 20% bahan alami pilihan ... Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.000/bks,isi per bungkus 100 gram..Untuk pemesanan Tepung Jangkrik minimum order 4 bks blm termasuk ongkir. silakan SMS/Telp 021-93086555. Terima Reseller minimum order 10 bks (harga khusus GROSIR).Untuk pengambilan eceran 1 bks silakan datang aja lngsng ke Komp BPK 5 blok G no 24 Gandul-Cinere. Area Bekasi silakan hubungi Reseller kami : 1. Pondok Ungu Permai Sektor 5 blok E-3 no.30 Dekat Marakash Square.Bekasi, Indonesia 085219306031 Area Bogor silahkan hubungi : 1. Perum Darmaga Pratama Blok P5 no 11 Ciampea,Bogor 085211371110 Area Tangerang silahkan hubungi : 1. Komplek Eka Bakti blok BB 72 belakang WTC Serpong 02194165377 Area Palembang silahkan hubungi : 1. Batu Marta unit 12,kecamatan Sinar Paninjauan,Kab OKU Induk,Baturaja, Palembang 087713777783 Area Semarang silahkan hubungi : 1. Jl. Tegal Sari Sendang 3 No.28 Rt 03 Rw 04, Semarang, Jawa Tengah 085712366777

Jumat, 10 Februari 2012

Murai Batu Medan bermigrasi ke Aceh ??

Ada sebuah pertanyaan tentang kontroversi masih adakah MB asal Medan disebuah forum Murai Batu di Facebook? dan ada suatu jawaban menggelitik dan terkadang melakukan sebuah pembenaran atas jawabannya tanpa mengetahui latarbelakang dari spesies Murai Batu tersebut ,Jawabannya dari seorang membernya mengatakan bahwa "Murai Batu dapat bermigrasi dan berpindah-pindah tempat jadi bisa menetap dimana saja untuk berkembang biak", Hingga akhirnya memaksa saya mencari tahu literatur atas sebuah jawaban sesungguhnya seperti apa ..


Kata migrasi diturunkan dari kata migrat (Latin) yang berarti pergi dari satu tempat ke tempat lain atau juga bermakna bepergian ke berbagai tempat (Peterson, 1986). Migrasi dalam kehidupan hewan dapat didefinisikan sebagai pergerakan musiman yang dilakukan secara terus menerus dari satu tempat ke tempat lain dan kembali ke tempat semula, biasanya dilakukan dalam dua musim yang meliputi datang dan kembali ke daerah perkembangbiakan (Alikondra, 1990).
Migrasi merupakan pola adaptasi perilaku yang dilakukan oleh beberapa jenis satwa liar. Pola migrasi yang dilakukannyapun berbeda setiap jenis satwa, tergantung pada keadaan, waktu dan berbagai penyebab keadaan. Ada yang melakukan migrasi karena satwa tersebut pergi untuk mendapatkan makanan, perkembangbiakan dan perubahan musim pada bumi belahan utara maupun selatan sehingga menuntut satwa berpindah untuk mempertahankan hidupnya, baik dari dingin maupun panas.
Pada dasarnya, Migrasi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu migrasi musiman dan migrasi harian. Migrasi musiman biasanya berhubungan dengan perubahan iklim. Migrasi ini dapat dilakukan menurut garis lintang, ketinggian tempat maupun secara lokal, sedangkan migrasi harian disebut juga pergerakan harian karena beberapa satwa liar melakukan pergerakan harian selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Burung Murai Batu adalah salah satu spesies Hewan Endemik. Fauna atau binatang endemik adalah gejala yang dialami oleh organisme (fauna) untuk menjadi unik pada satu lokasi geografi tertentu, seperti pulau, negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk dapat dikatakan endemik suatu satwa harus ditemukan hanya di suatu tempat dan tidak ditemukan di tempat lain. Jadi walaupun memiliki sayap, tidak akan MB itu bermigrasi ke wilayah lain yang bukan endemiknya berbeda dengan Kacer dan Cucak Ijo yg berpindah tempat. Oleh karena itu MB asal daerah masing-masing memiliki karakter dan ciri tersendiri yang terbentuk. Ini sebuah jawaban yang cerdas yang saya temui dari om Indra Gondrong ( Maaf saya ga mau nyebutnya Indra Botak ahihihiy). 


Jika memang Murai Batu itu dapat bermigrasi sudah barang tentu MB asal Lampung yang terancam punah akibat illegal logging secara massif terdekat akan mudah ditemui di daerah Banten atau Jawa Barat ? Kenyataannya tidak bukan ... Atau jenis burung Jalak Bali yang merupakan satwa endemik Pulau Bali mengapa hanya ditemui di Pulau Bali saja ? tidak ada di wilayah Madura atau pun Jawa Timur ? Padahal Jalak Bali itu burung juga yang punya sayap dan dapat bebas berterbangan kemanapun mereka mau untuk mencari makan ataupun berkembang biak ... Dan untuk apapula fungsinya MB dikelompokkan dalam banyak beberapa spesies, jika tidak memiliki ciri dan karakteristik khusus dari asal masing masing daerah MB nya.

Akibat dari sifatnya yang endemik tersebut , Murai Batu (MB) dapat dikelompokkan dalam beberapa spesies dan beberapa subspesies yaitu :

A. Copsychus malabaricus (White Rumped Shama) terdiri dari 19 sub-species:
  1. Copsychus interpositus (Nepal, India, Myanmar, Yunan -China, Thailand dan Indochina)
  2. Copsychus stricklandii (Sabah, Kalimantan)
  3. Copsychus andamanensis (Andaman, Nicobar)
  4. Copsychus albiventris (Andaman)
  5. Copsychus indicus (Nepal, Indochina)
  6. Copsychus pellogynus (Myanmar, Peninsular)
  7. Copsychus minor (Hainan-China)
  8. Copsychus mallopercnus (Malaysia)
  9. Copsychus javanus (Jawa Barat dan Jawa Tengah)
  10. Copsychus omissus
  11. Copsychus barbouri (Maratua, Kalimantan Timur)
  12. Copsychus leggei (Sri Lanka)
  13. Copsychus malabaricus (India)
  14. Copsychus macrourus (Con Son, Vietnam Selatan)
  15. Copsychus tricolor (Malaysia, Sumatra, Natuna Island dan Anamba)
  16. Copsychus melanurus (Sumatra bagian Barat, Enggano)
  17. Copsychus suavis (Sarawak, Kalimantan)
  18. Copsychus mirabilis (Prinsen Island)
  19. Copsychus nigricauda (Kangean Island)
B. Copsychus luzoniensis (White Browed Shama) terdiri dari 4 subspecies, yaitu :
  1. Copsychus luzoniensis (Luzon, Catanduanes)
  2. Copsychus parvimaculatus (Polillo)
  3. Copsychus shemleyi (Marinduque)
  4. Copsychus superciliaris (Masbate, Negros, Panay, Ticao).
C.  Copsychus niger (White Vented Shama): Tersebar di Palawan, Calamian, Balabac, Sabang (all in Philippines).
D. Copsychus cebuensis (Black Shama): Hidup di wilayah Cebu Philippines.
E. Trichixos pyrropygus (Orange Tailed Shama / Rufous Tailed Shama): Penyebaran di Way Kambas, Thailand, Malaysia dan Borneo._omkicau-
Dan secara istilah dalam pasaran yang dikenal di Indonesia , Murai Batu dikenal dengan nama :
1. Murai Batu Asal Aceh terdapat banyak jenis. Bahkan saking beragam jenisnya banyak yang menyangka MB Aceh ini di cap MB Medan, bahkan MB Lampung dilihat dari jenis ekor yang ada putihnya. Jika ekornya hitam orang-oraang cenderung menyangkanya MB Nias
2.Murai Batu Medan yang sekarang sudah sulit dijumpai dipasaran karena sudah sulit didapat bahkan boleh dikatakan langka/hampir punah.
3. Murai Batu Lampung ,, MB ini pun yang terkenal asli Kota Agung ,akan tetapi nasibnya sama seperti MB Medan sudah susah didapat dan bisa dikatakan hampir punah akibat dari pembalakan hutan secara massif dan liar/Illegal Logging.
4. Murai Batu Jambi dan Bengkulu
5. Murai Batu Larwo/Jawa . Ini pun sama sudah bisa dibilang hampir punah dan langka dihabitat aslinya. Dahulu banyak ditemui di sekitar Gunung Krakatau dan Ujung Kulon,Banten
6. Murai Batu Kalimantan/Borneo. MB ini masih sangat banyak dihabitat aslinya di Pulau Kalimantan yang terkenal dengan ciri khasnya yang eksotis ketika bernyanyi dengan menggembungkan badannya yang seksi.
7. Murai Batu Nias . Dikenal pertama kali secara umum oleh masyarakat Indonesia dengan keindahan ekor hitamnya yang merata .


8. Murai Batu Pasaman asal Sumatera Barat.


9. Murai Batu Natuna. 
Semoga tulisan ini bisa menjadi pencerahan tentang sifat MB yang endemik khususnya MB asli Indonesia. Salam Murai ...
Penulis : Ayahnya Aiz



Senin, 06 Februari 2012

MB dari Kepulauan Kecil di sekitar Aceh

Kadang orang banyak menilai setiap MB Ekor Hitam adalah MB Nias, dengan tulisan saya ini mencoba mengupas Jenis Murai Batu Ekor Hitam ( Black Tailed Shama)

MB Nias kebanyakan berekor hitam mulus, sama seperti MB dari Siemelu (orang Aceh bilang MB Sinabang Cirinya: body agak kecil kepala kecil ekor pendek biasanya ), sama dgn MB Mentawai dan Pulau Pagai (orang Sumbar bilang MB Pagai).MB dari pulau Lasia ( cirinya: bodynya gede ekor agak panjang), Mb pulau lempuyang (Cirinya :dari ke 6 pasang ekornya, 3 dari atas item total, 3 kebawahnya lg ada warna putih berdiameter 1cm pada ujungnya. Mb dari Sabang (cirinya hampir mirip dgn Mb Lempuyang hanya ekor lebih panjang sayang jenis sudah langka,susah didapat dipasaran) mb Kesemuanya adalah MB kepulauan.

            MB asal Sinabang/ Simelu terkadang ada totol putih sedikit di ujung ekornya


                         MB asal P.Lasia, Aceh . bodi lebih besar dari MB Sinabang/Simelu


                 MB asal P. Sabang, Aceh diusia muda ekornya mencapai 23 - 26 cm


                             MB asal Lempuyang, Aceh susunan ekor putihnya 3 hitamnya 3 


Secara umum kualitas mental tempur MB ekor hitam sangat bagus dan bersuara tembus,melengking hanya saja minusnya sering ngeban dan ngukluk yang diulang ulang , tapi dengan seiring bertambah usia mapannya MB tersebut akan makin stabil dalam berolah vokalnya. Terbukti sekarang sudah mulai banyak MB ekor hitam yang tampil dan juara di ajang kontes MB Nasional . Jadi tetap semangatlah walau anda memiliki MB yang sebelumnya dianaktirikan dan dibilang MB murahan tapi dengan seiring waktu terjawab sudah kehebatan MB ekor Hitam ini yang mampu turun 3 sesi dalam kontes. Semangat kawan dan jangan menyerah.Jangan Ragu gantangkan ekor hitam dalam setiap even. Salam Metal (MB Blakctail) mania ...


Sumber : Ismu Ista 
Foto      : Qorry S dan Mbah Djenggot
Penulis  : Ayahnya Aiz

Kamis, 12 Januari 2012

Salah Kaprahnya Penanganan Kasus Flu Burung ...


HENTIKAN VAKSINASI UNGGAS

Saya kutip lengkap tulisan Dr. drh, Edi Boedi Santoso, MP (Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta)
Salam,


Merespon adanya kasus flu burung di Indonsia yang telah menimbulkan panik dan rasa takut pada sebagian masyarakat serta cenderung menimbulkan konflik horizontal antara pemelihara unggas dengan warga sekitar dengan ini saya memberikan informasi berkaitan dengan Flu Burung.



Dari berbagai literatur yang saya baca dan dari pengetahuan yang saya peroleh selama studi di Institut Unggas Tier Medizin, Ludwig Maximilians Universitaet Muenchen Jerman, diperoleh informasi bahwa:

1. Virus Avian Influenza (AI) tipe A subtipe H5N1 yang berasal dari ayam tidak dapat menular ke manusia karena adanya perbedaan reseptor sel ungas dan sel manusia untuk virus tersebut. Jika virus tersebut dapat menular, ke manusia maka yang berpeluang terinfeksi terlebih dahulu adalah para dokter hewan, peneliti virus AI-H5N1 di laboratorium, pemelihara ayam, pekerja kandang, pemotong dan penjual ayam.



2. Anggapan bahwa semua unggas dapat terinfeksi AI-H5N1 adalah kurang benar karena virus tersebut terutama menyerang ayam, burung puyuh, kalkun, dan burung unta.



3. Sampai dengan saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyetakan merpati, perkutut, derkuku, cendet, cucakrawa, murai batu, kutilang, parkit, kenari dan burung ocehan lainnya terinfeksi AI-H5N1. Jika aksi tindakan pemusnahan terhadap burung jenis tersebut merupakan tindakan yang kurang bijaksana dan cenderung merugikan masyarakat.



4. Entok, angsa, itik, dan unggas air di laut terbukti secara normal membawa virus AI-H5N1. Unggas air itu dapat hidup sehat dan normal meski di dalam tubuhnya dijumpai adanya virus tersebut. Pemusnahan unggas yang sehat merupakan tindakan yang kurang bijaksana. Unggas tersebut telah ribuan tahun menjadi tempat hidup virus AI-H5N1. 



5. Vaksinasi unggas dengan menggunakan vaksin AI H5N1 sejak tahun 1994 telah DILARANG di Jerman dan negara maju lainnya karena vaksinasi justeru dapat membahayakan kesehatan manusia. Vaksinasi di suatu daerah tidak dapat memusnahkan 100% virus AI H5N1 di daerah tersebut sehingga justeru berpotensi untuk memunculkan wabah virus pada unggas pada tahun berikutnya setelah vaksinasi.



6. Metode Rapid Test atau tes cepat tidak bisa dipakai untuk meneguhkan diagnosa terinfeksi AI H5N1.Tindakan pemusnahan unggas sehat yang didasarkan dari hasil uji dengan Rapid Test di lapangan sangat merugikan masyarakat.



Informasi di atas diberikan agar masyarakat dan pemerintah serta KOMNAS FLU BURUNG dapat menyikapi kasus Flu Burung dengan bijaksana.



Salam,

Dr. drh. Edi Boedi Santosa MP
Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM



source artikel : Saefanie W
perangkum : _ayahnya aiz-

Minggu, 01 Januari 2012

Masih adakah MB Tangse itu ?

Murai Batu asal Tangse, Pidie memang terkenal dengan kualitas MB nya yang bermental baja dan berkualitas. Tapi apakah masih ada ? karena mengingat kondisi hutan Tangse sekarang yang rusak parah akibat Illegal logging yang menggila ...Hasil wawancara dari beberapa pemikat kami disana bahkan berani menyatakan sekarang MB asal Tangse sudah TIDAK ADA!! kalaupun masih ada yang mengklaim itu masih ada bisa dipastikan itu MB asal Meulaboh... Terakhir masih bisa didapat MB asal Tangse itu pada Tahun 2010 ... So ... itulah permainan pasar pedagang MB yang menginginkan keuntungan yang besar dengan memberi merek MB yang mirip dengan MB asal Tangse seperti MB asal Meulaboh  ... Sedikit pencerahan dari kami agar terbuka mata hati Murai Mania bahwa MB asal manapun pada dasarnya bagus asal dengan kesabaran kita merawatnya karena jika kita terjebak dengan pola pikir seperti itu maka yang akan diperoleh adalah permainan harga yang diluar batas kewajaran... Akhir kata simak sedikit video hasil wawancara kami dengan pemikat MB dari Tangse, Pidie,NAD ...


Video hasil wawancara dengan Bp. Hasan sang maestro pemikat kami di Tangse


Ciri khusus MB asal Tangse salah satunya dapat diamati dari bentuk ekornya yang putih bila posisi rapat diujungnya akan membentuk bulatan hitam seperti digambar yang ditandai. Secara umum ciri MB Tangse sebagai berikut : 1. badan agak kecil , 2. ekor penjangnya kisaran 17 - 20 cm , 3. warna coklatnya agak sedikit pudar ,  4.klo diadu lebih agresif dan cenderung nge-play

penulis : Ayahnya Aiz
sumber: Qorry dan Bp. Hasan


Minggu, 04 Desember 2011

Mempertahankan Kemerduan Kicauan Murai Batu

 
     Mempertahankan kemerduan kicauan Murai Batu (MB) merupakan dambaan para MB mania. Banyak para MB mania yang dibuat bosan dan kecewa bila kicauan MB nya yang semula merdu menjadi hilang ataupun serak.
     Berikut ini penulis akan mencoba beberapa tips perawatan merpertahankan kemerduan kicauan MB secara rawatan harian bukan tujuan rawatan untuk persiapan kontes ataupun lomba :
1. Pada pagi hari sekitar jam 05.00-06.00 keluarkan MB anda dengan dimaksudkan terkena embun pagi. Dengan tujuan agar MB anda berlatih olah vokal di pagi hari dan menghirup oksigen yang benar - benar masih segar.
2. Setelah jam 06.00-07.00 berilah sarapan secukupnya kira - kira 2-3 ekor jangkrik dan mandikan lalu angin-anginkan.
3. Setelah dirasa sudah terisi staminanya, kira-kira jam 07.00-09.00 lakukan proses pengumbaran tanpa perlu di gusah-gusah dan penjemuran MB kesayangan kita yang sebelumnya sudah dicopot terlebih dahulu tempat makan dan minumnya yang bertujuan selain memberikan khasiat sinar matahari yang mengandung banyak kegunaan juga berfungsi untuk megeluarkan lendir dari sisa-sisa kotoran didalam organ pernafasannya.(Bila tidak punya kandang umbaran bisa pula diakali dengan hanya memberi satu tangkringan dalam sangkar MBnya).
4. Jam 09.00-09.15 setelah proses pengumbaran dan penjemuran lalu angin - anginkan dan berikan kembali makan secukupnya berupa kroto dan jangkrik serta kembalikan wadah minumnya yang sudah tentu diisi kembali dengan air yang segar.
5. Setelah itu tempatkan MB anda dalam peraduannya digantang yang dikelilingi burung-burung lain sebagai masterannya dengan tanpa kerodong yang dimaksudkan agar MB kita mendapatkan lawan latih tanding, mengasah mental fighternya dan terutama kemampuan olah vokalnya dalam berkicau. Lamanya penempatannya hingga sore hari kira-kira jam 17.00 dan pada jam tersebut berilah makan kembali MB secukupnya.
6. Jam 17.00-05.00 istirahatkan MB dengan penempatan yang full kerodong yang bertujuan agar MB bisa beristirahat dengan tenang, menghindari dari gangguan serangga lain dimalam hari.

    Pola rawatan rutin dan konsisten dengan penerapan pola diatas ditambah bumbu sabar akan dapat mempertahankan kemerduan kicauan MB kita ... Selamat Mencoba ... dan Semoga Bermanfaat ...Salam MB mania !!!

penulis : Ayahnya Aiz

Minggu, 11 September 2011

Khasiat Mandi Terhadap Murai Batu





Jangan Malas Untuk Memandikan Murai Batu Anda karena banyak sekali Manfaatnya 


Mandi adalah pekerjaan rutin yang kita lakukan setiap pagi sebelum berangkat
bekerja agar tubuh menjadi bersih dan segar setelah tidur semalaman. Namun, siapa sangka
bila mandi ternyata mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan MB kita juga.



Seperti apakah manfaat mandi ini terhadap MB kita? Berikut ini ada beberapa khasiatnya :


1. Membersihkan kotoran. dengan memandikan MB secara teratur akan mampu membersihkan kotoran dan juga memperlancar pergantian sel-sel kulit mati dan memperindah kebersihan bulu MB.


2. Menghilangkan stres.Mandi atau berendam di air bermanfaat meredam stress terhadap MB. Dengan memandikan MB pastinya akan memperlancar peredaran darah yang akan mengakibatkan tingkat stress MB akan berkurang.Cara ini juga berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh MB kita tidak mudah masuk angin.


3. Mengurangi rasa pegal. Apabila terlihat gejala otot MB terasa pegal, mandikan dengan air  yang dicampur dengan sedikit garam. Pada umumnya rasa pegal akan berkurang/hilang dengan cara seperti ini sehingga MB akan lebih segar.


4. Mengurangi penyakit kulit. Dengan memandikannya akan membersihkan dari kotoran yang menempel di kulitnya dan juga dapat mencegah MB dari serangan kutu.


5. Menghilangkan racun di tubuh MB. Mandikan MB dalam air  selama 10 – 20 menit dapat membuka pori-pori yang dapat mengeluarkan toksin atau racun dari dalam tubuh MB tersebut.


6. Tidur MB akan lebih lelap. Usai berendam atau mandi dalam air , akan membuat tubuh MB lebih rileks karena peredaran darah lebih lancar, dengan begitu tidur atau istirahat MB akan lebih nyenyak.


7. Meningkatkan kekebalan tubuh MB. dengan memandikan MB dalam rentang waktu 10-30 menit dapat memperlancar peredaran darah MB. dan kemampuan tubuh MB dalam melawan segala penyakit tentunya akan semakit kuat dengan meningkatnya gula darah dalam tubuh MB.Manfaat positifnya tubuh MB akan menjadi lebih prima dan tidak mudah sakit karena daya tahan tubuh selalu terjaga dengan baik. 



Semoga bermanfaat... Salam Murai..


by : Ayahnya Aiz

Sabtu, 10 September 2011

Manfaat Sinar Matahari bagi Murai Batu




Manfaat Sinar Matahari Bagi Murai Batu


Matahari diciptakan oleh Tuhan memang memiliki banyak manfaat untuk kelangsungan hidup tumbuhan, hewan dan manusia. Paparan matahari ini ternyata juga bisa dijadikan terapi beberapa penyakit. Sinar matahari yang baik yaitu pada pagi hari dimulai jam 7 pagi sampai jam 9 pagi dan setelah jam 16.00 sore hari. Pada saat itu matahari TIDAK AKAN memancarkan sinar gelombang pendek (ultraviolet,sinar-x,sinar gamma dan sinar cosmos) yang merusak. Pada jam tersebutlah matahari akan memberikan manfaatnya dengan memancarkan sinar gelombang panjang atau infra merah yang menyehatkan.


Ini dia beberapa manfaat sinar matahari:


1. Sumber Vitamin D.
Dalam sinar matahari mengandung sinar yang namanya ultraviolet. Nah pada saatMB kita jemur, sinar ini disaring di kulit, dan sinar ini merubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D.Kalau MB kita menerima sinar matahari selama 5 menit saja, itu sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh MB tersebut. 


2. Meredam Kolesterol Darah.
Hal ini bisa terlihat dari derasnya keringat bila kita berjemur di bawah sinar matahari. Seolah semua penyakit yang diderita keluar yang keluar. begitu pula dengan MB kita.
Setelah kolesterol yang ada di bawah kulit tadi dirubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh akan memberikan sinyal kepada kolesterol untuk keluar dari darah menuju kulit. Sehingga kolesterol pun ikut teredam karenanya, dan inilah yang akan mencegah kegemukan pada MB .



3. Membunuh Bakteri.
Sinar matahari juga mampu membunuh bakteri penyakit, virus dan juga jamur. 



4. Kesehatan Pernafasan.
Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan tubuh. Sinar matahari mampu meningkatkan jumlah glikogen yang otomatis juga akan memberikan kebugaran pernafasan.Sehingga MB anda akan kuat dalam melantunkan nyanyiannya.



5. Membentuk dan Memperbaiki Tulang.
Dengan meningkatnya vitamin D dalam tubuh MB karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium. Kondisi inilah yang dapat membentuk dan memperbaiki tulang.Kurangnya kalsium pada MB yang menyebabkan MB itu akan mengambil kalsium dari tulang di bulu-bulunya.



6. Meningkatkan Kekebalan.
Pada saat MB kita terkena sinar matahari, maka akan terjadi penambahan sel darah, yang berguna untuk melawan penyakit, dan otomatis antibodi pun akan ikut meningkat dan tidak mudah terkena penyakit.



Tips yang baik adalah setidaknya luangkan waktu minimal selama 15-30 menit saja untuk dapat menikmati panasnya sinar matahari dan lebih baik dilakukan pada pagi hari untuk mendapatkan hasil yang optimal. Salam Murai ... 


by: Ayahnya Aiz